0 Comments

Cr. Pict google

Jepang memiliki kebudayaan Megalitikum berupa pemakaman yang menggunakan batu untuk media penguburan.  Jaman dahulu pemakaman digunakan hanya untuk kaum bangsawan dan kaum yang dianggap memliki pengaruh di masyarakat di jaman itu. Kofun (古墳/こふん) merupakan salah satu budaya tata cara penguburan kuno yang berasal dari Jepang yang memiliki berbagai macam bentuk seperti persegi panjang atau lingkaran dengan berbagai macam ukuran sampai dengan yang memiliki ukuran yang sampai saat ini diketahui adalah 400 meter lebih. Namun, bentuk bentuk Kofun yang paling umum dan banyak ditemukan di Jepang adalah jenis Kofun yang berbentuk seperti lubang kunci , yang memiliki satu memiliki satu ujung persegi dan satu ujung melingkar jika dilihat dari atas.

Sejarah Kofun bermula dari sekitar awal abad ke-3 dan abad ke-7 masehi yang juga menjadi nama salah satu periode dalam sejarah Jepang yang berjalan selama awal abad ke-3 sampai dengan pertengahan abad ke-6 masehi. Kofun yang memiliki ukuran yang relatif luas tidak semuanya merupakan area pekuburan, hanya terdapat di suatu titik saja sebagai tempat dikuburkannya jenazah. Jasad dikuburkan di bagian  lingkaran lubang kunci dengan jenazah dikuburkan menggunakan peti di bawahnya. Kofun berukuran besar dianggap sebagai makan para kaisar Jepang, sedangkan kofun yang berukuran lebih kecil dianggap sebagai makam pejabat petugas pengadilan atau bisa juga sebagai anggota kerajaan. Oleh karena keberadaan kofun dianggap sakral, maka eksistensinya dijaga dan dilindungi secara hukum, sehingga orang-orang dilarang masuk.

Kofun tidak dibangun asal-asalan melainkan mempunyai orientasi bagaimana kofun seharusnya dibangun. Orientasi kofun berbentuk lubang kunci yang berukuran paling besar memiliki orientasi ke tempat matahari terbit atau asal sinar matahari. Daisen kofun yang merupakan kofun paling dikenal di Jepang secara khusus memiliki orientasi ke arah matahari terbit pada saat titik balik matahari saat musim dingin. Adanya orientasi pada arah matahari ini berdasarkan kepercayaan masyarakat Jepang yang mempercayai bahwa Kaisar merupakan keturunan langsung dari Dewi Matahari atau Amaterasu.

Kofun paling besar yang berhasil ditemukan adalah pemakaman Kaisar Nintoku, Daisen Kofun yang memiliki ukuran panjang 486 meter dan tinggi sekitar 36 meter . Kofun ini berada di kota Sakai , prefektur Osaka.

Cr. Berbagai sumber

Related Posts

Kata-sifat-dalam-bahasa-jepang

Belajar bahasa jepang kata sifat

KATA SIFAT DAN PARTIKEL GA Dalam bahasa Jepang, untuk menghubungkan kata dengan kata yang lain digunakan penghubung yang disebut dengan partikel. Partikel dalam bahasa Jepang banyak jenisnya tergantung dari fungsinya. Salah satunya yaitu partikel…

inhouse-training

Kelas Perusahaan In House Training

  Program Inhouse Training adalah pelatihan bahasa Jepang yang pelaksanaannya di Perusahaan / instansi klien atau di tempat yang sudah di tentukan oleh klien. Keunggulan Program Inhouse Training: 1. sangat cocok untuk instansi /…

JLPT Desember 2019

Hai hai… konnichiwa Tanggal 1 desember 2019 hari minggu telah diadakan Tes Bahasa Jepang di Indonesia yang diselenggarakan dibeberapa kota besar seperti, Jakarta,Bandung dan Semarang, dll Nama Tes Bahasa Jepang tersebut adalah JLPT (Japanse…