0 Comments

Pengandaian adalah suatu keadaan dimana apabila suatu kejadian terjadi maka si pembicara berasumsi kejadian lainnya akan terjadi.

Dalam bahasa Jepang pengandaian atau persyaratan asumsi dinyatakan dengan bentuk た dari suatu kata kerja, kata sifat, atau kata benda. Setelah bentuk た kemudian ibubuhkan hurufら.

Contoh:

  1. お金があったら、旅行します。

 

Okane Ga Attara, Ryokou Shimasu.

 

Kalau Punya Uang, Akan berwisata.

 

  1. 安かったら、新しいケイタイを買いたいです。

 

Yasukattara, Atarashii Keitai Wo Kaitai Desu.

 

Kalau Murah, Ingin Membeli HP Baru.

 

  1. いい天気だったら、一緒に散歩しませんか。

 

Ii Tenki Dattara, Isshoni Sanposhimasenka?

 

Kalau Cuacanya Cerah, Bagaimana Kalau Kita Jalan-jalan?

 

  1. 私が遅れたら、先に帰ってもいいよ。

 

Watashi Ga Okuretara, Saki Ni Kaettemo Ii Yo.

 

Kalau Saya Terlambat, Boleh Pulang Terlebih Dahulu.

 

  1. 7時になったら、終わりましょう。

 

7 Ji Ni Nattara, Owarimashou.

 

Kalau Sudah Jam 7, Mari Kita Akhiri.

Demikian pembahasan mengenai kalimat pengandaian , semoga bermanfaat!

Related Posts

Mengenal Noh, Pertunjukan Drama Tradisonal Jepang

Mengenal Noh, Pertunjukan Drama Tradisonal Jepang Jepang merupakan salah satu negara yang masih melestarikan kebudayaan tradisionalnya dengan sangat baik. Kebudayaan berusia ratusan tahun tetap terjaga hingga kita yang hidup di jaman modern ini masih…

Merayakan Tahun Baru di Jepang!

Budaya Tahun Baru di Jepang: Tradisi, Makna, dan PerayaanTahun Baru di Jepang, yang dikenal dengan istilah "Shōgatsu,"adalah salah satu perayaan paling penting dalam kalender Jepang. Tradisi ini tidak hanya melibatkan liburan resmi, tetapi juga…