0 Comments

Masyarakat Jepang mempunyai banyak hari peringatan untuk memperingati peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan berbudaya mereka. Salah satunya adalah tittik balik musim semi atau hari ekuinoks musim semi yang dalam bahasa Jepang disebut Shunbun No Hi (春分の日).

Shunbun No Hi (春分の日) menandakan hari pertama musim semi di Jepang. Pada hari ini suhu di Jepang akan mulai menghangat, dengan lama periode siang akan sama lamanya dengan lama periode malamnya. Shunbun No Hi (春分の日) jatuh pada tanggal 21 Maret dan menjadi libur nasional di Jepang. Hari libur Shunbun No Hi (春分の日) pertama kali ditetapkan sebagai libur nasional pada tahun 1948. Tujuan diadakannya libur pada Shunbun No Hi (春分の日) adalah untuk berterimakasih kepada alam semesta dan  menyayangi makhluk hidup.

Cikal bakal peringatan Shunbun No Hi (春分の日) berawal dari ajaran Shinto. Pada jaman dahulu orang-orang banyak yang pergi ke kuil untuk berdoa dan mengunjungi pemakaman orang-orang yang lebih dahulu meninggalkan mereka. Hari peringatan Shunbun No Hi (春分の日) juga merupakan hari spesial bagi petani karena pada hari tersebut biasanya mereka para petani berdoa untuk keberuntungan dan kesuburan tumbuh-tumbuhan yang mereka tanam.

pict. Fun! Japan

Related Posts

Jenis-Jenis Coklat Hari Valentine Di Jepang

Hari kasih sayang atau hari valentine dirayakan masyarakat di seluruh dunia pada tanggal 14 februari. Hari kasih sayang ini biasanya identik dengan coklat. Tak terkecuali di Jepang, masyarakat khususnya kaum muda merayakan hari valentine…

Setsubun: Hari Terakhir Musim Dingin Di Jepang

Setsubun (節分) secara harafiah mempunyai makna sebagai “Pembagian Musim”. Istilah setsubun merujuk pada saat perayaan yang digunakan masyarakat Jepang untuk menyambut hari sebelum hari pertama setiap musimnya, musim dingin hampir berakhir dan musim semi…