SUMIMASEN DAN GOMENNASAI

SUMIMASEN DAN GOMENNASAI
Ketika meminta maaf dalam bahasa Jepang, umumnya orang aka berkata sumimasen, suman, sumanai. Ada juga yang mengatakan gomennasai atau gomen. Sumimasen dan gomennasai sama-sama digunakan untuk meminta maaf. Namun kedua ungkapan ini memiliki penggunaan dan makna yang berbeda. Kira-kira apa ya bedanya?
Sumimasen, sumanai, suman, sumane, memiliki arti “maaf”. Ungkapan ini merupakan ungkapan maaf yang sopan dan bisa diucapkan ketika melakukan kesalahan baik yang disengaja maupun tidak. Ada juga sumimasen yang digunakan untuk “meminta maaf” sekaligus “berterima kasih”.
Contoh:
Misalnya kamu sedang membawa barang berat, lalu ada orang datang menghampirimu dan dia berkata ingin membantu membawakan barangmu. Karena kamu merasa tidak enak, maka kamu bisa mengucapkan “sumimasen” karena telah merepotkan dan kamu juga berterima kasih atas bantuannya.
Selain itu juga, kata “sumimasen” memiliki arti “permisi”. Contoh:
A:すみません、トイレはどこですか。
       Permisi, toilet ada di mana ya?
B:あそこです。
       Ada di sana.
Lalu berikutnya gomennasai, gomen, gomenne, memiliki arti meminta maaf juga. Namun biasanya kata gomennasai digunakan ketika meminta maaf kepada kawan kita dan kebanyaka situasinya adalah informal. Kata ini juga lebih menekankan pada rasa penyesalan dan maaf.
Contoh:
Kamu dan temanmu akan pergi ke museum. Temanmu sudah menunggu lama namun kamu belum juga datang. Ketika bertemu maka kamu ucapkan “gomen/gomennasai”.
Sekarang sudah tahu kan bedanya sumimasen dan gomennasai? Kalau begitu jangan sampai tertukar ya penggunaannya!
Oktober 4, 2021