0 Comments

Hari kasih sayang atau hari valentine dirayakan masyarakat di seluruh dunia pada tanggal 14 februari. Hari kasih sayang ini biasanya identik dengan coklat. Tak terkecuali di Jepang, masyarakat khususnya kaum muda merayakan hari valentine dengan memberikan coklat kepada orang yang disayangi. Namun, ada perbedaan tradisi atau kebiasaan masyarakat Jepang dalam merayakan hari valentine.

Kalau biasanya di banyak negara di dunia kaum prialah yang mengekspresikan perasaannya dengan memberikan coklat kepada para perempuan, maka tradisi di Jepang adalah sebaliknya pada hari valentine ini. Hari kasih sayang di Jepang merupakan hari saat perempuan di Jepang dapat mengungkapkan perasaannya kepada kaum pria yang mereka sukai dengan cara memberikan permen coklat.

Meskipun terdengar tidak umum di Indonesia, namun ternyata hal ini memiliki alasan tersendiri dan sudah menjadi hal lumrah di Jepang. Pada awalnya kebiasaan ini merupakan salah satu media promosi yang dilakukan oleh salah satu perusahaan coklat terkenal di Jepang untuk meningkatkan penjualan produk permen coklat mereka. Strategi pemasaran tersebut sangat efektif terbukti hingga sekarang masyarakat Jepang khususnya perempuan memberikan permen coklat pada saat valentine. Hal ini juga sekaligus menjadi kans bagi para perempuan untuk mengungkapkan cinta mereka.

Cr. OHAYOU JEPANG KOMPAS

pict. ikidane nippon

Related Posts

olimpiade-jepang-2020

Olimpiade jepang 2020

Persiapan jelang olimpiade di tokyo jepang 2020 Persiapan penyelenggaraan Olimpiade 2020 terus dilakukan Jepang. Sebagai tuan rumah, pastinya Jepang harus memberikan yang terbaik selama penyelenggaraan Olimpiade 2020 nanti. Perusahaan Yasu Project memperkenalkan sebuah inovasi…

Mengenal Tradisi White Day Di Jepang

14 februari merupakan hari untuk mengekspresikan kasih sayang atau cinta di seluruh dunia tidak terkecuali di Jepang, hari ini merupakan suatu momen dimana para perempuan muda jepang mengekspresikan rasa cintanya terutama pada pria yang…

Hari Menyambut Musim Semi Di Jepang: Shunbun No HI

Masyarakat Jepang mempunyai banyak hari peringatan untuk memperingati peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan berbudaya mereka. Salah satunya adalah tittik balik musim semi atau hari ekuinoks musim semi yang dalam bahasa Jepang disebut Shunbun No Hi…