Huruf Jepang
Cara baca dan penulisannya
Sejarah Huruf Jepang
Taukah anda tentang huruf jepang? sangat mirip dengan penulisan kanji china dan ternyata jepang memang mengadopsi huruf kanji asal negeri tiongkok tersebut. Namun sedikit berbeda karena kanji jepang lebih sederhana dan mudah di hafal. Bicara tata bahasa jepang kita tidak bisa lepas dari unsur budaya dan bahasa jepang, dimana budaya jepang yang selalu berpegang teguh pada adat istiadat jepang membuat huruf asli jepang tidak lekang oleh waktu dan jaya sampai sekarang. Itu berbanding terbalik dengan bangsa kita indonesia dimana huruf asli indonesia seperti huruf jawa, huruf sunda, huruf bugis, huruf minang dan masih banyak lagi yang mulai tergerus oleh zaman digantikan oleh abjad dan arab. Bahkan untuk anak-anak yang lahir di era tahun 2000-an sudah banyak yang tidak tahu tentang huruf lokal.
Kembali ke budaya Jepang kita tau orang Jepang selalu disiplin dan taat akan peraturan itu membuat orang Jepang selalu menghormati dan unggul dalam segala bidang . Sedang dalam segi bahasa orang Jepang selelu mengenalkan bahasanya di manapun dia berada sehingga bahasa Jepang sudah menjadi kurikulum pendidikan di negara negara maju lainnya . seperti di indonesia bahasa jepang semakin diminati oleh para pelajar maupun para pencari tenaga kerja ke jepang. Itu ditandai dengan semakin banyaknya tempat kursus bahasa jepang yang tersebar di kota-kota besar indonesia.
Mengenal Huruf Jepang
Huruf Jepang Itu sendiri dibagi menjadi 3 (tiga) yaitu:
-
Huruf Hiragana
-
Huruf Katakana
-
Huruf Kanji
- Untuk menguasai ketiganya baik menulis maupaun mebacanya kita juga harus menguasai tata bahasanya . mari kita mengenal satu persatu Pembahasan berikut
1. Huruf Jepang Hiragana
Huruf Hiragana adalah asli dari Jepang dengan gaya bahasa asli yang dikenalkan dari generasi ke generasi berikutnya. Berikut contoh penulisan dan artinya.
-
A . Untuk menuliskan kata-kata asli bahasa Jepang (bukan serapan)
Contoh:
| Ejaan Jepang | Hiragana | Bahasa Indonesia |
| Watashi | わたし | Saya |
-
B.Sebagai Furigana (振り仮名)
adalah kana berukuran kecil pada bahasa Jepang yang ditulis dari penyederhanaan dari huruf kanji atau aksara lain untuk menunjukkan pelafalan. Pada teks mendatar (yokogaki), furigana dituliskan di atas teks, sedangkan pada teks tegak (tategaki) dituliskan di sebelah kanan teks
Contoh:
がくせい
学 生
| Huruf Hiragana | Kanji | Ejaan | Bahasa Indonesia |
| がくせい | 学生 | Gakusei | siswa |
-
C. Alternatif huruf lain bila tidak hafal huruf kanji
Contoh:
| Kanji Huruf | Hiragana | Ejaan | Bahasa Indonesia |
| 先生 | せんせい | sensei | Guru |
1.1 Huruf Jepang Hiragana Seion
Merupakan huruf hiragaman yang terdiri dari konsonan dan vokal senghingga menghasilkan bunyi dasar ini hapir sama dengan huruf abjad Contoh:

Jumlah Huruf hiragana seion berjumlah 46 huruf. Huruf hiragana dapat dimodifikasi dengan menambahkan tanda tertentu dan menggabungkan dengan huruf lain sehingga dihasilkan bunyi yang berbeda dari setiap penggabungan huruf tertentu. Bunyi tersebut , yaitu bunyi Dakuon dan bunyi Yoon.
1.2 Penulisan Huruf Hiragana Dakuon
Hampir sama dengan hiragana seion, Hiragana Dakuon adalah bunyi huruf hiragana dasar dengan menambahkan [ “ ] tanda (titik dua yang terletak di sebelah kanan atas huruf hiragana dasar) . Dan [o] tanda maru (lingkaran kecil yang terletak di sebelah kanan atas huruf hiragana dasar). Contoh :

1.3 Penulisan huruf Hiragana Yoon
Masih sama seperti sebelumnya Bunyi Yoon adalah bunyi huruf hiragana dasar dengan menambahkan huruf tertentu seperti huruf や(ya), ゆ(yu) dan よ(yo) yang ditulis lebih kecil dari huruf dasar. Dan jika huruf や(ya), ゆ(yu) serta よ(yo) penulisannya masih sama dengan huruf dasar maka akan dibaca masing-masing hurufnya, contohnya huruf ひ や(hiya) berbeda dengan ひゃ(hya).
Demikian contoh kecil tulisan huruf hiragana Untuk itu kita perlu memperhatikan tulisan huruf tersebut agar tidak salah arti. Contoh:

1.4 Penulisan Huruf Jepang konsonan rangkap
Bunyi konsonan rangkap ditulis menggunakan huruf dasar つ(tsu) kecil yang Ditempatkan di depan huruf yang mengandung bunyi konsonan. つ(tsu) kecil ini menunjukkan bahwa konsonan berikutnya diucapkan dengan hitungan dua huruf atau dua suku-kata. Contoh:
| Ejaan | Huruf Hiragana | Bahasa Indonesia |
| Kekkon | けっこん | pernikahan |
| pengiriman | しっぱい | gagal |
1.5 Penulisan bunyi vokal panjang
Bunyi vokal a, i ,u, e, o yang di lafalkan panjang Dihasilkan dari huruf dasar ditambah dengan bunyi vokal tersebut. sebagai contoh perhatikan kalimat di bawah ini:
| Ejaan Huruf | Hiragana | Bahasa Indonesia |
| Okaasan | おかあさん | ibu |
| Gakusei | がくせい | siswa |
| Shougakukin | しょうがくきん | mahasiswa |
| Kakak perempuan | おねえさん | kakak perempuan |
| Koori | こおり | es batu |
