Setsubun: Hari Terakhir Musim Dingin Di Jepang

Setsubun (節分) secara harafiah mempunyai makna sebagai “Pembagian Musim”. Istilah setsubun merujuk pada saat perayaan yang digunakan masyarakat Jepang untuk menyambut hari sebelum hari pertama setiap musimnya, musim dingin hampir berakhir dan musim semi akan segera hadir.

Saat perayaan Setsubun datang masyaarakat Jepang memiliki adat yang unik, orang-orang akan berpakaian seperti Oni (setan) untuk menakuti anak-anak, sedangkan orang dewasa dan anak-anak lainnya melempar kacang mentah kelaur jendela sambil berteriak “Oni wa Soto! Fuku wa Uchi!” yang berarti “Setan Di Luar! Kebahagian Di Dalam!”. Setiap tahun acara melempar kacang dilakukan di kuil-kuil terkenal di Jepang.

Sejarah Setsubun sudah ada sejak jaman dahulu, jaman dahulu tradisi ini diadakan di istana kaisar, dengan istana dipenuhi dengan berbagai macam boneka terbuat dari tanah liat berbentuk anak-anak dan sapi yang dipajang di pintu gerbang istana. Tradisi mengusir Oni disebut konon berasal dari upacra Tsuina yang sudah ada sejak jaman Heian. Pada jaman modern seperti sekarang ini upacara kemudian digantikan dengan tradisi melempar kacang dan menegakkan kepala ikan sardin yang ditusuk dengan ranting pohon hiiragi di pintu masuk rumah masing-masing pada saat senja hari setsubun.

Setsubun (節分) tahun ini jatuh pada tanggal 3 februari 2023.

 

pict. Japan Reference

cr. ikidane nippon